Hamas Surati Jokowi, Minta Bertindak Cegah Pencaplokan Israel
GAZA(Jurnalislam.com) — Pimpinan Hamas Ismail Haniyah mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam surat tertanggal Jumat (5/6) pekan lalu itu, ia meminta Jokowi mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mencegah aneksasi Tepi Barat oleh Israel.
“Hamas meminta kesediaan Anda untuk melakukan intervensi guna menangkal kebijakan kriminal aneksasi yang rasis oleh pihak Israel di Tepi Barat dan Lembah Yordan,” tulis Haniyeh.
Haniyeh mengatakan, Indonesia sebagai bagian dari umat Islam sedunia punya tanggung jawab untuk bersatu menolak kebijakan tersebut.
Indonesia juga diminta berperan sebagai bagian dari “ummah” untuk melindungi tempat-tempat suci umat Islam yang akan terdampak aneksasi tersebut. Jika tidak, lokasi-lokasi yang disucikan umat Islam di Yerusalem, Tepi Barat, dan Masjid al-Aqsha terancam tergerus penguasaan Israel.
Ia mendorong Presiden Jokowi meningkatkan komunikasi dan menggerakkan negara-negara di regional dan organisasi internasional untuk menyatukan pandangan melawan aneksasi. Komunitas internasional juga perlu diyakinkan bahwa tindakan Israel mencaplok Tepi Barat adalah upaya kriminal yang melanggar hukum-hukum internasional.
Haniyeh juga meminta Indonesia mendorong konferensi tingkat tinggi negara-negara mayoritas Muslim untuk menyikapi aneksasi Tepi Barat. “Umat Islam harus menciptakan jaringan politik, diplomatik, ekonomi, dan media untuk mengkampanyekan hak-hak bangsa Palestina,” kata dia.
Menurut Haniyeh, negara-negara Muslim harus menolak normalisasi hubungan dengan Israel selama negara tersebut masih terus melakukan tindakan kriminal terhadap rakyat Palestina. “Kami akan menghadapi terorisme Israel dengan perlawanan komprehensif dengan seluruh cara yang memungkinkan,” kata Haniyeh.
Dalam surat itu, Haniyeh juga mendoakan Pemerintah Indonesia sukses menangani wabah Covid-19 yang melanda berbagai wilayah. “kami mengharapkan Anda akan mencapai kesuksesan dan memimpin negara menuju masa depan yang lebih sejahtera,” kata Haniyyeh.
Sumber: republika.co.id

