Internasional

Puluhan Pemberontak Syiah Houthi Tewas dalam Pertempuran Dua Hari di Yaman

YAMAN (Jurnalislam.com) – Pertempuran di Yaman telah menewaskan 55 pemberontak dan tentara dalam dua hari setelah pemerintah melancarkan serangan besar di daerah pesisir dekat jalur pelayaran utama, kata para pejabat Rabu (11/01/2017), lansir Middle East Eye.

Pasukan pemerintah memulai serangan Sabtu sebagai upaya untuk merebut kembali distrik Dhubab dekat Selat Bab al-Mandab yang menghubungkan Laut Merah dan Samudera Hindia.

Pasukan bentrok dengan pemberontak Syiah Houthi yang didukung Iran pada hari Rabu di sebuah pangkalan militer utama di wilayah ini, menewaskan lima tentara dan 12 pemberontak, kata sumber-sumber loyalis militer.

Pemerintah Yaman dan sekutunya mengatakan kehadiran pemberontak di dekat Selat Mala ka tersebut menimbulkan ancaman bagi pelayaran internasional.

Pada hari Selasa pesawat koalisi yang dipimpin Saudi mendukung pemerintah Yaman menyerang dua kapal pemberontak Houthi di pelabuhan Laut Merah Salif, membunuh 31 milisi, kata seorang pejabat militer pemerintah.

Korban tewas telah dikonfirmasi oleh sumber di sebuah rumah sakit militer di Hodeida yang mengatakan lebih banyak lagi pemberontak yang terluka.

Di provinsi selatan Shabwa, tujuh tentara pemerintah tewas dan 12 terluka akibat tembakan roket Katyusha pada hari Rabu di wilayah pemberontak, kata sumber-sumber militer.

Lebih dari 7.300 orang telah tewas dan 39.000 lainnya terluka di Yaman sejak koalisi pimpinan Saudi ikut menghadapi pemberontak Syiah Houthi sejak Maret 2015, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (the World Health Organization-WHO).

Related Articles

Back to top button