Meski Larangan Dicabut, Aksi Jalan Kaki dari Ciamis ke Jakarta Tetap Berlanjut

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Aksi jalan kaki peserta Aksi Bela Islam III dari Ciamis ke Jakarta tetap berlanjut, meskipun Kapolri telah sepakat untuk mencabut larangan bagi penyedia jasa transportasi, lapor Islamic News Agency.
Aksi jalan kaki dari Ciamis ke Jakarta dimulai dari Masjid Agung Ciamis, Senin (28/11/2016) siang. Ribuan umat Islam kemudian berjalan bersama menuju ke perbatasan Tasikmalaya.
“Sekarang ini sudah berada di daerah perbatasan Tasik, lagi istirahat dulu menjelang maghrib,” kata koordinator lapangan Aksi Bela Islam Ciamis, Ajengan Mama Golangsing saat dihubungi Islamic News Agency pada Senin (28/11/2016) sore.
Walau pun sudah ada pencabutan larangan dan Kapolri telah mengizinkan perusahaan otobus maupun moda transportasi lainnya bisa menuju ke Jakarta, mereka tetap bertekad menuju Jakarta berjalan kaki bersama-sama.
Meski ribuan peserta yang awalnya bergabung tak semuanya melanjutkan perjalanan hari ini, aksi jalan kaki dari Ciamis menuju Jakarta tetap berlanjut.
“Aksi berjalan ini akan tetap berjalan walau pun itu hanya 300 orang yang siap berjalan. Mau dilarang mereka itu sudah siap,” terang Ajengan Mama kepada kantor berita yang diinisiasi oleh Jurnalis Islam Bersatu (JITU).
Aksi jalan kaki dari Ciamis itu, lanjut Ajengan Mama, rencananya akan berjumpa dengan peserta dari Tasikmalaya. Peserta gabungan itu nantinya akan bertemu dengan peserta lain dari Garut.
Sementara, sebagian besar peserta Aksi Bela Islam III dari Ciamis direncanakan akan berangkat pada hari Kamis mendatang. Mereka sedianya akan diangkut dengan menggunakan jasa transportasi, setelah larangan dicabut oleh pihak berwajib.
Reporter: Imam S/INA


